Headline

Mengapa Diare?

Diare memang merepotkan. Menyebabkan kita sering bolak-balik ke ke kamar mandi. Beraktifitas jadi tidak konsentrasi alias fokus karena perut sakit. Sudah mencoba berbagai hal namun hasilnya nihil. Akibat mengalami diare, badan jadi lemas, nafsu makan jadi tidak menentu, malas beraktifitas, sedih karena harus lebih banyak beristirahat yang menyebabkan banyak pekerjaan terbengkalai, harus banyak minum air putih, tidak boleh sembarang makan, dan lain-lain.

PENYEBAB DIARE

1. Virus & Bakteri.Contoh virus yang dapat mengakibatkan diare adalah influenza perut. Virus ini melekat pada sel-sel mukosa usus. Sehingga terjadi penurunan kapasitas absorpsi, serta juga mengganggu proses sekresi air dan elektrolit. Diare yang disebabkan virus biasanya akan hilang dengan sendirinya bersamaan dengan hilangnya virus.

Sedangkan diare yang disebabkan oleh bakteri biasanya disebabkan buruknya kualitas sanitasi masyarakat. Bakteri ini masuk melalui makanan berbakteri yang tidak sengaja terkonsumsi. Beberapa jenis bakteri penyebab diare antara lain bakteri Salmonella, Sigella, Campylobacter, dan jenis Coli tertentu.

2. Faktor Malabsorpsi.

Faktor malabsorpsi dibagi menjadi dua yaitu malabsorpsi karbohidrat dan lemak. Malabsorpsi karbohidrat, pada bayi kepekaan terhadap lactoglobulis dalam susu formula dapat menyebabkan diare.

Gejalanya berupa diare berat, tinja berbau sangat asam, dan sakit di daerah perut. Sedangkan malabsorpsi lemak, terjadi bila dalam makanan terdapat lemak yang disebut triglyserida. Triglyserida, dengan bantuan kelenjar lipase, mengubah lemak menjadi micelles yang siap diabsorpsi usus. Jika tidak ada lipase dan terjadi kerusakan mukosa usus, diare dapat muncul karena lemak tidak terserap dengan baik.

3. Parasit.

Tidak semua parasit dapat menyebabkan diare. Beberapa jenis parasit yang dapat menyebabkan diare misalnya protozoa Entamoeba histolytica dan Giardia lambia, Cyptosporidium. Hal ini terjadi terutama di daerah-daerah tropis atau sub tropis. Ciri diare yang disebabkan parasit ini adalah nyeri perut, anorexia, demam, muntah-muntah, dan rasa letih (malaise).

4. Makanan dan obat-obatan.

Seperti yang banyak diketahui, jenis makanan tertentu dapat menyebabkan diare. Bagi orang-orang yang tidak tahan dengan pedas, makan makanan yang pedas dapat mengakibatkan diare.

Sedangkan diare karena obat, lebih diakibatkan karena efek samping dari pemakaian obat. Jadi bukan tujuannya untuk membuat diare.

5. Faktor Psikologis.

Rasa takut, cemas, dan tegang, jika terjadi pada anak dapat menyebabkan diare kronis. Tetapi jarang terjadi pada anak balita, umumnya terjadi pada anak yang lebih besar.

Praktekkan tips atasi diare, dan merasakan manfaatnya dalam 1-2 hari saja.  Dapatkan info lebih lengkap dan solusi atasi diare. MAU? Klik DI SINI!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *